MEMPRHATIKAN CARA HIDUP

Ada orang yang sibuk memperhatikan hidup orang lain sampai lupa memperhatikan hidupnya sendiri. Ada pula yang terlalu sibuk ngurusin hidup tetangga sampai lupa mengurus keluarganya sendiri. Mereka ini masuk dalam golongan ‘bussy body” yang tiap hari ‘nangga’ alias sibuk ngomongin orang. Kesukaan manusia jenis ini adalah ‘sok tahu, sok sibuk, sok hebat, dan sok perhatian’.
Kitab suci meminta setiap orang percaya untuk ngurusin cara hidup kita sendiri. Alasannya sangat masuk akal, kita tidak akan mempertanggung jawabkan hidup dan kelakuan orang lain. Masing masing bertanggung jawab atas ucapan dan kelukuan sendiri. Makanya jangan sok usil ngurusin hidup orang. Gara gara terlalu sibuk ngurusin apa kata orang atau kelakuan orang, bisa bisa kita ketinggalan kereta.
Hidup ini terlalu singkat untuk dijalani di bumi, dan terlalu panjang untuk dinikmati dalam kekekalan. Jangan sampai waktu yang singkat habis hanya untuk yang sia sia dan tidak ada kaitannya dengan kekekalan yang akan kita masuki. Beberapa hal yang harus diperhatikan selama hidup di dunia ini, tawatlah imanmu, utuslah kekuargamu, jalanilah panggilanmu, tebarkanlah kebaikanmu dan nikmatilah perjalanan hidupmu.
Ingatlah baik baik, apapun yang kita lakukan akan kita pertanggung jawabkan di hadapan Tuhan. Tidak ada yang tersembunyi di hadapan Allah. Semua akan terang benderang. Di sana tidak ada sandiwara dan kepura puraan. Mereka yang terbiasa ‘plintat plintut’ sembunyi sembunyi, manipulasi atau sok suci, akan malu saat berdiri di depan pengadilan ilahi. Be honest, be genuine and be yourself and be wise.
“Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.” Bible
