PENYIMPANGAN DALAM PELAYANAN

Pelayanan itu rawan penyimpangan. Kasus penipuan dalam pelayanan seperti dalam film layar lebar yang berjudul “The Leap of Faith”, sangat layak dan perlu di tonton oleh para pelayan Injil. Seorang penginjil terkenal tega ‘merekayasa’ kesembuhan ilahi demi mengelabuhi umat. Ada adegan ‘kesembuhan palsu’ yang menciptakan kegaguman yang berujung pada pengumpulan uang.

Kasus semacam ini bukan sesuatu yang baru. Pada jaman gereja mula mula sudah ada ‘pengnjil’ yang memberitakan Kabar Baik karena kepentingan diri sendiri, keserakahan, kompetisi dan untuk mendongkrak harga diri. Rasul Paulus pernah mengatakan dan mengingatkan umat tentang hal ini.

Ada orang yang memberitakan Kristus karena dengki dan perselisihan, tetapi ada pula yang memberitakan-Nya dengan maksud baik. Mereka ini memberitakan Kristus karena kasih, sebab mereka tahu, bahwa aku ada di sini untuk membela Injil, tetapi yang lain karena kepentingan sendiri dan dengan maksud yang tidak ikhlas, sangkanya dengan demikian mereka memperberat bebanku dalam penjara. Fil. 1:15-17

Mari kita waspadai motivasi hati, karena motivasi sering kali menentukan cara untuk mencapai hasil. Kalau motivasinya adalah uang, maka fokus pelayanan bukan lagi domba yang tersesat tetapi ‘domba yang lezat’. Jangan kaget jika ada yang berani menjual ‘minyak urapan’ atau ‘Sapu Tangan Keajaiban’ seharga 350 dolar. Sungguh memprihatinkan, dan memalukan.

Kalau motivasi salah bisa saja akhirnya membenarkan apa yang salah. Padahal cara yang salah bisa memperburuk dan mematikan kesaksian. Melayani karena iri hati bisa menjerumuskan diri. Mereka yang tidak siap melihat kelebihan orang lain, akan mengalami sulit tidur bahkan stres saat melihat atau mendengar ada pelayan yang berhasil. Kesukaan orang ini adalah suka gosip, dan cari keselahan sesama pelayan injil. Waspadai hatimu.

Ada yang menganggap pelayanan sebagai medan kompetisi demi mendongkrak harga diri. “Paul knew that some preached because they wanted to “surpass” Paul in ministry, and to promote their own name and place above Paul’s”. Sungguh memprihatinkan jika ada yang menggunakan pelayanan sebagai ajang ‘lomba ketangkasan’. Kelompok ini tidak segan segan promosikan diri dengan semboyan ‘biarlah Ia semakin direndahkan dan namaku semakin ditinggikan’. Terkadang demi poplaritas mereka menciptakan pelayanan yang serba ‘spektakuler’. Pernah mendengar ada pelayan yang bisa menghadirkan urapan serbuk emas, baptis ngambang, njungkir dalam roh, dan lainnya.

Firman Tuhan jelas dan gamblang, bahwa setiap pekerjaan akan diuji kemurniannya. Jangan sampai gara gara mengejar popularitas atau keuntungan pribadi akhirnya nama kita justru dihapus dari buku kehidupan. Waktu sampai di sorga Anda di deportasi gara gara nama tidak dikenal. Mari kita belaja.

Tidak ada keberhasilan yang bersifat instan. Semua yang namanya sukses harus melewati proses. Memahami dan mengantisipasi halangan adalah awal dari kemenangan dalam mencapai keberhasilan dalam kehidupan. Berikut ini adalah tiga penghalang mencapai keberhasilan.

PENANTIAN (DELAY)

Setelah diurapi menjadi raja, Daud tidak langsung duduk di singgasana. Jangan pernah berpikir semua akan serba mudah, gampang dan tanpa penghalang. Daud harus menanti bertahun tahun lamanya untuk menjadi raja, meskipun tuhan yang merencanakan. Coba baca sejarahnya, sebagian besar waktu hidup Daud habis di goa dan pelarian. Disanalah Daud diproses oleh Tuhan untuk menjadi pemimpin yang bisa mewariskan legacy bagi generasi berikutnya. “Jangan pernah mengambil jalan pintas yang bisa menjerumuskan atau membatalkan rencana yang besar dalam hidup”

RASA KECEWA (DISCOURAGEMENT)

Hati Daud terbakar manakala mendengar cemooh dan intimidasi dari Goliat. Hatinya menjadi panas saat Allahnya dihina dan dilecehkan oleh orang orang Filistin. Maka Daud ingin bergabung dengan tentara Israel melawan Goliat dan pasukannya. Namun kakaknya justru menyuruhnya pulang menggembalakan domba. Seringkali orang yang mengecewaakan adalah mereka yang paling dekat dengan hidup kita. Tetapi jangan menyerah gara gara kata kata orang. Jalani terus apa yang menjadi impian sampai sukses ada di tangan.

TIDAK DISETUJUI (DISAPPROVAL)

Tidak semua keinginan Anda disetujui oleh orang disekitar Anda. Keinginan Daud untuk ikut perang juga tidak disetujuai oleh Raja Saul. Daud dianggap kurang pengalaman dan tidak bakalan menang menghadapi pasukan Goliat yang sudah terlatih di medan perang. Bahkan Saul sendiri ketakutan menghadapi mereka. Namun Daud tidak menyerah kalah dengan semua yang didengarnya. Dia tetap maju berperang dengan keyakinan Allah telah menyetuji dan menyertainya. Berbekal lima batu kali dan keyakinan yang kuat, Daud berhasil membunuh Goliat.

Jangan berhenti atau menyerah gara gara menanti terlalu lama. Jangan berputar arah gara gara kata kata yang buat hati lemah. Jangan juga berhenti gara gara banyak tangan mencoba menghalangi. Jika visimu datang dari Tuhan. Jalani saja prosesnya, setia hidup diatas janji Firman-Nya. Jangan pernah mengijinkan apa kata orang mengehntikan langkah Anda menjalankan rencana Tuhan.

Mengapa Saya Gampamng Marah?

PENYEBAB ANDA GAMPANG MARAH
Setiap orang pasti memiliki tingkat emosi yang berbeda, tergantung bagaimana masing-masing individu dapat mengendalikan. Perlu anda ketahui apa saja yang menjadi penyebab anda jadi gampang mara. Marah merupakan emosi yang sehat seperti halnya menangis atau tertawa. Jika seseorang marah, penyebabnya bisa karena kecewa, takut, tersinggung atau merasa terluka. Namun, jika Anda menemukan orang terdekat marah secara berlebihan, selidiki dulu apakah ia dalam pengaruh pengobatan atau menderita suatu penyakit.

Dr. Helen Stokes Lampard dari Royal College of General Practitioners mengatakan, ada sejumlah kondisi medis dan obat-obatan yang dapat menyulut kemarahan seseorang. Berikut adalah 8 hal yang sering dilaporkan terkait tingkat kemarahan di antara pasien :

  1. Hipertiroidisme

Hipertiroidisme terjadi karena kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid terlalu banyak. Kondisi ini biasanya banyak dialami para wanita. Menurut Dr. Neil Gittoes, seorang ahli endokrinologi di University Hospitals Birmingham and BMI the Priory Hospital, Birmingham, hormon tiroid mempengaruhi sistem metabolisme Anda. Hal ini akan meningkatkan kegelisahan, gugup, serta sulit berkonsentrasi. Ketika tiroid terlalu aktif, ini dapat menjadi alasan mengapa Anda mudah berteriak kepada anak-anak Anda, suami, atau orang lain.

  1. Obat kolesterol

Statin yang diresepkan sebagai obat kolesterol tinggi menimbulkan efek samping yang menyebabkan seseorang mudah kehilangan kesabaran. Dalam sebuah studi yang dilakukan para peneliti dari Universitas California, statin akan membuat serotonin lebih rendah, yang menyebabkan peningkatan depresi dan kematian.

  1. Diabetes

Seorang penderita diabetes yang kekurangan gula darah akan meningkat kemarahannya. Ketidakseimbangan kadar gula pada tubuh dapat menyebabkan ketidakseimbangan serotonin dalam otak. Akibatnya, sesorang menjadi lebih agresif, kebingungan, marah berlebihan dan bahkan serangan panik.

  1. Depresi

Menurut Paulus Blenkiron, seorang psikiater di Bootham Park Hospital, York, akibat depresi seseorang dapat merasa sangat marah, gelisah serta menyebabkan perasaan tidak berharga, malu atau merasa bersalah.

  1. Autisme

Gangguan perkembangan ini bisa mempengaruhi pertumbuhan otak secara normal serta ketrampilan sosial dan komunikasi. Banyak hal yang menstimulasi sensorik dapat meningkatkan kemarahan penderita autisme.

  1. Alzheimer

Penyakit ini merupakan bentuk demesia atau kepikunan yang mempengaruhi fungsi otak termasuk perilaku emosional dan kepribadian seseorang. Hal ini dapat menyebabkan ledakan kemarahan.

  1. Obat tidur

Obat-obat tidur seperti Benzodiazepin bekerja dengan memperlambat berbagai fungsi otak. Dengan pengurangan beberapa fungsi, obat tidur ini bisa menambah kemarahan seseorang.

  1. Sindrom pra menstruasi

Sindrom pra menstruasi (PMS) pada wanita terjadi karena tidak seimbangnya hormon seperti estrogen dan progesteron. Wanita menjadi lebih mudah marah tanpa alasan yang jelas. Menurut American College of Obstetrics and Gynecology, mood wanita bisa berubah selama dua minggu terakhir siklus menstruasi atau dua minggu sebelum menstruasi.

Melihat delapan penyebab di atas, Anda kini mengerti bahwa kemarahan orang yang Anda cintai belum tentu berasal dari ego nya. Penyakit dan obat-obatan dapat mempengaruhi serotonin dalam otak dan memicu kemarahan yang tidak wajar.

(Sumber: internet)

MENGAPA AKU TIDAK MENGALAMI MUJIZAT

Manusia tidak bisa menciptakan mujizat. Hanya Allah yang sanggup melakukannya. Yang bisa dilakukan oleh manusia adalah menciptakan atmosfir yang memungkinkan mujizat terjadi dalam kehidupan. Menurut kisah dan ajaran kitab suci serta pengalaman pribadi, mujizat sering terjadi dalam suasana iman.

Mengapa Yesus tidak melakukan banyak mujizat di kampunya sendiri? Karena di sana ada penolakan. Mereka memandang Yesus hanyalah anak tukang kayu yang biasa dan tidak ada yang istimewa dalam kehidupanya.

“Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?” Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.


Keajaiban jarang terjadi pada mereka yang menolak “sumber keajaiban”. Yesus dikenal sebagai ‘miracle worker’. Satu satunya nabi yang punya track record paling banyak melakukan tanda tanda ajaib. Namun sayang banyak yang menolaknya. Di dalam penolakan selalu ada distrust. Mujizat Allah sering dimulai dengan iman dan tindakan yang menyertainya.


Masih ingat wanita yang menderita pendarahan 12 tahun? Setelah berobat ke berbagai tabib dan gagal, akhirnya ia beriman kepada Yesus dan berkata “Asal kujamah ujung jubahnya aku akan sembuh’. Haleluyah. Imannya menjadi kenyataan. Saat ia menjamah ujung jubahnya, seketika itu juga pendarahnya langsung berhenti. Iman adalah lahan yang paling subur untuk munculnya keajaiban demi keajaiban.


Dua tahun ini aku beriman supaya bisa menolong hamba hamba Tuhan yang sedang bergumul untuk membangun gereja. Hati ini selalu menangis saat melihat bangunan gereja dari bambu, bebak atau bahkan ilalang. Dengan iman kami Yayasan Mercy Indonesia mulai bertindak menggalang dana. Puji Tuhan, mujizat demi mujizatpun terjadi. Tanpa kusadari ternyata sudah ada 44 gereja yang dibangun, meski hanya dengan batako, namun jauh lebuh layak daripada bambu dan ilalang.


Dengan iman pula kami bisa menyantuni 12 panti asuhan, 13 guru Paud dan ratusan hamba hamba Tuhan pedesaan yang memerlukan dukungan. Dengan iman kaki bisa memikiki 54 jaringan stasiun radio di seluruh Indonesia. Dengan iman, pelayanan ini masih jalan di tengah pandemi. Makanya jangan pernah menyepelekan peran iman dalam kehidupan.

RAHASIA HIDUP YANG DIUBAHKAN

SEORANG PENAKUT MENJADI PEMBERANI

Gideon panik. Hatinya berdebar. Wajahnya sedikit pucat. Bibirnya bergetar sambil berucap “, “Oh no! Master, God! I have seen the angel of God face to face”. Hari yang paling bersejarah dalam hidupnya. Segalanya berubah 180 derajat. Seorang penakut menjadi pemberani. Seorang pemuda yang tidak percaya diri, menjadi pemimmpin gagah perkasa. Semua dimulai dari sebuah perjumpaan dengan kebenaran.

BERJUMPA DENGAN KEBENARAN

Itulah yang kita perlukan setiap hari ‘face to face’ dengan kebenaran. ‘Truth encounter’ atau perjumpaan dengan kebenaran sering menghasilkan revolusi diri. Itulah yang terjadi dengan banyak hamba Allah sebelum dipakai oleh Allah. Yakob berganti nama Israel setelah bergelut dengan Allah. Yesaya merasa najis bibir setelah melihat Allah. Saulus berubah jadi Paulus setelah berjumpa dengan Yesus di jalan Damsik.

PENTINGNYA RHEMA KEHIDUPAN

Hidup kita ditentukan oleh kebenaran firman yang menjadi rhema. Bukan oleh khotbah atau sekedar membaca kebenaran. Tetapi pewahyuan firman. Khotbah yang Anda dengar baru bisa merubah hidup jika menjadi rhema dalam hati. Anda bisa membaca ayat yang sama seribu kali tapa merasakan perubahan. Namun saat firman itu menjadi rhema, satu ayat yang Anda baca pagi itu bisa membuat Anda meneteskan air mata. Jiwa bergairah dan pikiran berubah. Ada revolusi mental tanpa ada yang memaksa.

PERUBAHAN HIDUP YANG NYATA

Itulah yang terjadi dengan Gideon hari itu. Kesadaran bahwa ia telah berjumpa dengan kebenaran, membuatnya bergairah menjadi pemimpin dan pembebas umat Israel. Kemarin ia bersembunyi dan takut melihat orang Median. Tetapi dalam hitungan jam setelah melihat malaikat Tuhan, ia berani megobrak abrik patung Baal, yang disembah oleh keluarganya. Gideon menjadi pribadi yang berbeda.

FACE TO FACE WITH TRUTH

Itulah yang seharusnya terjadi dengan kita semua. Menjadi pribadi yang memiliki pikiran dan perasaan Kristus. Firman yang menjadi manusia, maka saat hidup ini mengalami perjumpaan firman, kita hidup di atas kebenaran firman. Maka otomatis kita akan menjadi seperti ‘Firman yang telah menjelma menjadi manusia.’ Percuma saja tiap hari minggu ‘rebah atau kejang kejang dalam roh’ tetapi hidupnya ‘sami mawon’ alias tidak ada perubahan. Jika dari lahir sampai mati hidup kekristenan tidak mengalami perubahan maka sudah saatnya berjumpa dengan kebenaran. Face to face with the truth.

Hidup kita ditentukan oleh apa kata Tuhan. Masa depan kita gergantung pada kebenaran yang telah menjadi rhema dalam kebidupan