TANDA MENGANDALKAN TUHAN

Anda ingin hidup diberkati, bahagia dan memiliki ketabahan hati yang luar biasa? Hiduplah mengandalkan Tuhan. Dengan jelas, Firman Tuhan mengatakan “Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan…” Anda bisa menyanyikan lagu “Satu satunya yang kuandalkan, satu satunya yang kupercaya…” Namun kenyataan bisa bicara lain. Apa yang kita ucapkan belum tentu bisa kita lakukan dengan konsisten. Berikut ini adalah tanda bahwa Anda benar benar sedang mengandalkan Tuhan.

HIDUP DALAM HIKMAT TUHAN

Tanda bahwa Anda sedang mengandalkan Tuhan adalah selalu menggunakan kebenaran Firman untuk menterjemahkan dan menanggapi kenyataan. Saat anda dimaki, direndahkan, disalah mengerti atau dipojokan, apa yang Anda katakan dan lakukan? Mampukah Anda melakukan perintah Tuhan yang mengatakan “Kasihilah musuhmu, doakanlah mereka yang bikin susah hidupmu.” Jika  YA, maka Anda sedang hidup mengandalkan Tuhan.

MENGANDALKAN KEKUATAN TUHAN

Saat Daud terjepit, nyawanya terancam, anaknya berkhianat, ia harus meninggalkan istana menuju ke tempat pengungsian. Dalam keadaan yang serba bahaya ia berkata “Tetapi Engkau Tuhan, perisai yang melingungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku”.  Merasa diri tidak berdaya atau lemah bisa menolong kita untuk benar benar mengandalkan kekuatan Allah.  Belajar diam di kaki Tuhan dan mebiarkan Allah bekerja dan berperang ganti Anda.

MENGANDALKAN WAKTU TUHAN

Firman Tuhan mengatakan bahwa ‘Segala suatu ada waktunya’ dan waktu Tuhan adalah waktu yang terbaik dalam kehidupan. Mengapa? Karena Tuhan berada di atas waktu dan ruang, dia tahu persis apa yang terbaik bagi hidup Anda. Saat doa belum terjawab, tidak berarti Allah diam, Allah sedang mengatur waktu yang tepat buat Anda. Ingat baik baik, Allah tidak pernah salah alamat atau salah waktu dalam menjawab doa dan penantian kita. Sabarlah dan tetap bertekun dalam penantian.

 

PENYIMPANGAN DALAM PELAYANAN

Pelayanan itu rawan penyimpangan. Kasus penipuan dalam pelayanan seperti dalam film layar lebar yang berjudul “The Leap of Faith”, sangat layak dan perlu di tonton oleh para pelayan Injil. Seorang penginjil terkenal tega ‘merekayasa’ kesembuhan ilahi demi mengelabuhi umat. Ada adegan ‘kesembuhan palsu’ yang menciptakan kegaguman yang berujung pada pengumpulan uang.

Kasus semacam ini bukan sesuatu yang baru. Pada jaman gereja mula mula sudah ada ‘pengnjil’ yang memberitakan Kabar Baik karena kepentingan diri sendiri, keserakahan, kompetisi dan untuk mendongkrak harga diri. Rasul Paulus pernah mengatakan dan mengingatkan umat tentang hal ini.

Ada orang yang memberitakan Kristus karena dengki dan perselisihan, tetapi ada pula yang memberitakan-Nya dengan maksud baik. Mereka ini memberitakan Kristus karena kasih, sebab mereka tahu, bahwa aku ada di sini untuk membela Injil, tetapi yang lain karena kepentingan sendiri dan dengan maksud yang tidak ikhlas, sangkanya dengan demikian mereka memperberat bebanku dalam penjara. Fil. 1:15-17

Mari kita waspadai motivasi hati, karena motivasi sering kali menentukan cara untuk mencapai hasil. Kalau motivasinya adalah uang, maka fokus pelayanan bukan lagi domba yang tersesat tetapi ‘domba yang lezat’. Jangan kaget jika ada yang berani menjual ‘minyak urapan’ atau ‘Sapu Tangan Keajaiban’ seharga 350 dolar. Sungguh memprihatinkan, dan memalukan.

Kalau motivasi salah bisa saja akhirnya membenarkan apa yang salah. Padahal cara yang salah bisa memperburuk dan mematikan kesaksian. Melayani karena iri hati bisa menjerumuskan diri. Mereka yang tidak siap melihat kelebihan orang lain, akan mengalami sulit tidur bahkan stres saat melihat atau mendengar ada pelayan yang berhasil. Kesukaan orang ini adalah suka gosip, dan cari keselahan sesama pelayan injil. Waspadai hatimu.

Ada yang menganggap pelayanan sebagai medan kompetisi demi mendongkrak harga diri. “Paul knew that some preached because they wanted to “surpass” Paul in ministry, and to promote their own name and place above Paul’s”. Sungguh memprihatinkan jika ada yang menggunakan pelayanan sebagai ajang ‘lomba ketangkasan’. Kelompok ini tidak segan segan promosikan diri dengan semboyan ‘biarlah Ia semakin direndahkan dan namaku semakin ditinggikan’. Terkadang demi poplaritas mereka menciptakan pelayanan yang serba ‘spektakuler’. Pernah mendengar ada pelayan yang bisa menghadirkan urapan serbuk emas, baptis ngambang, njungkir dalam roh, dan lainnya.

Firman Tuhan jelas dan gamblang, bahwa setiap pekerjaan akan diuji kemurniannya. Jangan sampai gara gara mengejar popularitas atau keuntungan pribadi akhirnya nama kita justru dihapus dari buku kehidupan. Waktu sampai di sorga Anda di deportasi gara gara nama tidak dikenal. Mari kita belaja.

SAAT HATI GALAU

Kedua mataku sudah terpejam namun pikiranku masih melayang. Lampu sudah dimatikan namun otak masih jalan jalan mengembara dalam khayalan. Jika bantal bisa mendengar suara pikiranku, pasti dia ikut marasa cemas tentang masa depan.

Pernahkah anda merasa galau tentang hari esok. Kedua kaki terasa lemah untuk melangkah, semua angan kandas dalam genggaman tangan. Harapan hanyut bersama dengan kecemasan dan kebimbangan tentang hari depan. Kapan virus COVID 19 akan berlalu dan menghilang dari bumi manusia?

Tidak ada yang tahu, bahkan para ‘guru’ dan orang pintar masih berjuang dengan nalar untuk mencari solusi demi mengakhiri pandemik yang telah menyengsarakan banyak orang dan membuat jutaan nyawa melayang. Lalu kita harus bersikap bagaimana? Tidak cukup hanya menjalankan 3 Pesan Mama; memakai masker, membasuh tangan dan menjaga jarak.

Sebagai orang percaya, kita harus bersikap yang benar. Hidup berpegang pada kebenaran bahwa “Allah turut bekerja sama dalam segala perkara untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mangasihi Allah dan yang dipanggil menurut rencana-Nya”. Jaga iman itu sangat penting dalam situasi seperti ini. Jangan lupa perkuat iman dengan membaca dan mendengarkan kebenaran Firman.

Jaga hubungan dengan pasangan dan orang orang yang terdekat dengan Anda. Dalam kesulitan anda memerlukan kata dorongan dan perhatian dari mereka yang menyayangi anda. Berbagi sukacita dan bercanda ria dengan anggota keluarga bisa mengurangi kegalauan hati. Ciptakan suasana ceria dan hadirkan Yesus dalam setiap acara keluarga Anda.

Selain jaga iman dan jaga hubungan, jangan lupa jaga kekebalan tubuh kita. Dengan diet makanan sehat serta pola hidup yang baik, imune system akan terjaga dan badan terasa fit setiap hari. Jalan kaki dan bersepda menjadi bagian dari kegiatan saya setiap hari. Sambil mendengarkan khotbah atau lagu lagu penyembahan, saya berolahraga. Jadi bukan hanya raga yang disehatkan tetapi jiwa juga dibaharui setiap hari.

Jadi 3M pesan mama tidak cukup. Kita harus melakukan 3J pesan Paulus Wiratno; 1. Jaga Iman, 2. Jaga Hubungan, dan 3. Jaga Kekebalan Tubuh.

Pria Satu Wanita Saja

MENJADI PRIA SATU WANITA

Percayakah Anda bahwa sejak dari semua, Allah menghendaki Adam hanya menikahi Hawa saja. Maka jangan kaget jika ada aturan yang mengatakan “Maka seorang laki laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatui dengan isteinya”. Bukan isteri isterinya, tetapi hanya satu. Jadi Allah menghendaki setiap pria menjadi ‘One Woman Man’.

Itulah sebabnya yang namanya pengkhianatan selalu berurusan dengan Tuhan. Jangan juga terkejut jika para PEMBINOR (pengganggu bini orang) akan berurusan dengan hukum Tuhan, yaitu hukum kesetiaan. Dengan jelas dikatakan dalam kitab Maleakhi jika Allah memang membenci pengkhianatan dan kekerasan dalam rumah tangga.

“Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel–juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat!”

Sudah banyak bukti, pria yang suka berkhianat akan menghadapi kesulitan dalam bisnis, pelayanan atau aspek kehidupan yang lain. Kalau tidak percaya bertanyalah kepada sahabat saya yang pernah selingkuh empat kali. Usaha yang dirintis dari muda hancur berantakan, dan membuatnya berada di titik kehidupan yang paling rendah.

Syukurlah, Tuhan menjawab doa mantan isterinya yang telah diceraikan selama 2 tahun. Carol tidak henti hentinya membawa mantan suaminya dalam doa , padahal dia yang pernah mengkhianatinya dan menceraikannya. Suatu malam, Kyle William akhirnya menyadari salah dan dosanya. Ia sujud dihadapan Tuhan dan bertobat serta memutuskan untuk kembali menikahi mantan isterinya.

Pertobatan pengusaha ini telah membuahkan pembaharuan hidup, pernikahan dan usahanya. Sekarang Anda bisa keliling kota Enid, dan melihat beberapa tempat usaha mulai dari restoran, pom bensin hingga klink yang diberkati Tuhan. Untuk itu jadilah pria yang setia. Jangan suka berkhianat. Jangan suka mengganggi bini orang. Jadilah pria satu wanita yang memuliakan nama Tuhan