Kebenaran Tentang Pengampunan

ARTI MENGAMPUNI YANG SEBENARNYA

8 pelajaran dari buku The Book of Forgiving: The Fourfold Path for Healing Ourself and Our World karya Desmond Tutu dan Mpho Tutu:

Pengampunan bukan berarti memaafkan perbuatan salah. Memaafkan bukan berarti Anda harus melupakan apa yang terjadi atau Anda harus menyetujui orang yang menyakiti Anda. Artinya, Anda melepaskan amarah, kebencian, dan kepahitan yang Anda pendam.

Pengampunan adalah sebuah pilihan. Anda memilih untuk memaafkan, bukan karena orang lain pantas mendapatkannya, namun karena Anda berhak terbebas dari rasa sakit akibat amarah dan dendam.

Pengampunan adalah sebuah proses. Butuh waktu untuk memaafkan. Jangan berharap untuk memaafkan seseorang dalam semalam. Bersabarlah dengan diri sendiri dan prosesnya.

Pengampunan bukanlah tentang rekonsiliasi. Memaafkan bukan berarti Anda harus berdamai dengan orang yang menyakiti Anda. Rekonsiliasi merupakan sebuah proses tersendiri yang mungkin terjadi atau tidak terjadi.

Pengampunan demi keuntungan Anda. Pengampunan bukan tentang orang lain. Ini tentang Anda dan kesembuhan Anda sendiri. Saat Anda memaafkan, Anda membebaskan diri dari emosi negatif yang menghambat Anda.

Pengampunan itu mungkin. Bahkan hal tersulit pun bisa dimaafkan. Jika Anda bersedia mengusahakannya, Anda bisa mendapatkan pengampunan bagi siapa pun yang telah menyakiti Anda.

Pengampunan itu kuat. Pengampunan dapat menyembuhkan hati, pikiran, dan tubuh Anda. Hal ini juga dapat membantu menyembuhkan dunia. Saat kita memaafkan, kita memutus siklus rasa sakit dan penderitaan.

Pengampunan adalah anugerah. Saat Anda memaafkan, Anda memberi diri Anda anugerah kedamaian dan kebebasan. Anda juga memberikan dunia harapan.

Ini hanyalah sedikit hikmah yang bisa dipetik dari buku Kitab Pengampunan. Ini adalah buku yang kuat yang dapat membantu Anda menemukan pengampunan dan penyembuhan dalam hidup Anda sendiri.

Pelajaran tambahan: Memaafkan itu tidak mudah, tapi itu sepadan. Proses pengampunan bisa jadi sulit, namun imbalannya besar. Saat Anda memaafkan, Anda membebaskan diri dari rasa sakit akibat kemarahan dan kebencian. Anda juga membuka diri terhadap kemungkinan cinta, kegembiraan, dan kedamaian

Paulus Wiratno
Paulus Wiratno

Making Life Better

Bagikan konten:
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on twitter
Share on linkedin

Konsultasi Yuk

Konten populer