BELAJAR DARI YANG TERBURUK

Setiap kenyataan menyimpan kebenaran. Di dalam masalah sering ditemukan berkah. Berbahagialah orang yang mau belajar dari kegagalan, keberhasilan, kesalahan dan kenyataan. Terkadang titik balik terjadi saat hidup berada dipusaran kesukaran. Yang terbaik sering bersembunyi di balik pengalaman yang paling buruk.

Saya belajar tentang betapa pentingnya kejujuran saat sakit perut gara gara makan buah salak hasil curian dari kebun mbah Renteng. Betapa pentingnya harapan hidup, saat diperhadapkan dengan penyakit kanker yang hampir merenggut nyawa. Betapa indahnya hidup dengan iman waktu tinggal di pengungsian gara gara kerusuhan Di Ambon tahun 2000.Jangan pernah takut menghadapi kegagalan, kesulitan dan himpitan hidup. Emas baru bisa dijual mahal setelah mengalami perapian. Intan bisa menjad mahal harganya, setelah bertahun tahun menghadapi tekanan. Yusuf harus melewati pelecehan, ancaman pembunuhan, fitnah dan penjara sebelum menjadi penguasa nomer dua di negeri Mesir.


Maka benarlah kata Firman Tuhan yang tertulis dalam kitab Yakobus 1:2-4

“Saudara-saudara! Kalau kalian mengalami bermacam-macam cobaan, hendaklah kalian merasa beruntung. Sebab kalian tahu, bahwa kalau kalian tetap percaya kepada Tuhan pada waktu mengalami cobaan, akibatnya ialah: kalian menjadi tabah. Jagalah supaya ketabahan hatimu itu terus berkembang sampai kalian menjadi sungguh-sungguh sempurna serta tidak berkekurangan dalam hal apa pun.”

Paulus Wiratno
Paulus Wiratno

Making Life Better

Bagikan konten:
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on twitter
Share on linkedin

Konsultasi Yuk

Konten populer