Anda Ingin Hidup Tenang?

Hidup tenang dan bahagia adalah mimpi setiap orang. Setelah menjalani hidup lebih dari 58 tahun saya menemukan bahwa apa yang dituliskan dalam Kitab Suci memang benar adanya. Ketenangan batin adalah awal dari sukacita hidup.

Namun sayang banyak yang salah memandang kehidupan, termasuk saya sendiri. Duku saya berpikir pokoknya semua akan beres kalau punya jabatan, gelar, kekayaan dan ketenaran. Ternyata semua itu tidak 100% benar. Yang benar adalah ‘cara kita memandang harta, kekayaan dan ketenaran itu jauh lebih menentukan.   Berikut ini adalah 3 hal akan menolong kita menemukan ketenangan batin.

HATI NURANI YANG BERSIH

Raja Daud yang terkenal itu pernah menuliskan nasehat ini dalam mazmur 32 “Berbahagialah orang yang dosanya diampuni, dan kesalahannya dimaafkan. Berbahagialah orang yang kejahatannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak suka menipu. Menyadari bahwa hati bersih dari dosa karena pengamunan adalah awal kedamaian. Dosa selalu mendatangkan rasa bersalah dan hati yang kotor selalu membuat gelisah.

BERANI MELEPAS HAK

Hal kedua yang bisa menenangkan batin adalah ‘berusaha untuk tidak selalu menuntut hak tetapi mengedepankan kewajiban. Tidak semua hak hidup akan anda dapatkan. Mereka yang kupa kewajiban dan selalu menuntut haknya akan hidup dalam kemarahan.

Pada dasarnya Ia sama dengan Allah, tetapi Ia tidak merasa bahwa keadaan-Nya yang ilahi itu harus dipertahankan-Nya. Sebaliknya, Ia melepaskan semuanya lalu menjadi sama seperti seorang hamba. Ia menjadi seperti manusia, dan nampak hidup seperti manusia. (Fil2:6-7)

MENGUCAP SYUKUR DALAM SEGALA KEADAAN

Cara paling mudah dan cepat untuk bebas dari kecewa adalah mengucap syukur dengan apa yang ada. Tidak semua yang terjadi dalam hidup sesuai dengan keinginan hati. Banyak kenyataan diluar harapan. Dan kita tidak bisa mengubah keadaan, tetapi kita bisa mengubah respon hati terhadap kenyataan.

Dalam segala keadaan hendaklah kalian bersyukur, sebab itulah yang Allah inginkan dari kalian sebagai orang yang hidup bersatu dengan Kristus Yesus. Amen (1Tes. 5:18)

Paulus Wiratno
Paulus Wiratno

Making Life Better

Bagikan konten:
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on twitter
Share on linkedin

Konsultasi Yuk

Konten populer