Cara kita memandang duit akan menentukan prilaku kita terhadap duit. Jika duit dijadikan ‘Tuan’ kita bisa memperalat ‘Tuhan’. Sebaliknya jika duit adalah alat, kita bisa menggunakannya untuk memuliakan Tuhan. Seorang evangelis bilang kalau tiba tiba digerakkan oleh ‘’Roh Tuhan’ untuk bicara dengan seorang pengusaha. “Roh Tuhan mengatakan bahwa usahamu akan diberkati seratus kali lipat, jika hari ini berani membelikan motor buat pelayananku”. Wow….

Pengusaha yang berhikmat langsung menjawab “Kalau memang Tuhan berbicara seperti itu, kenapa Tuhan tidak pernah bicara dengan saya?” Beberapa pengusaha pernah datang ke kantor dan ‘complain’ kalau dirinya sering dimanfaatkan oleh orang yang mengaku sebagai ‘Hamba Allah’. Dengan fasih menggunakan ayat ayat firman Allah untuk ‘mengambil keuntungan’.

Kisah diatas hanyalah sebagai contoh bahwa sikap kita terhadap uang akan menentukan pendekatan kita terhadap pelayanan, pekerjaan, pernikahan dan kehidupan. Alkitab mengatakan bahwa cinta akan uang bisa menjadi akar segala kejahatan. Kitab Suci juga mengingatkan bahwa kita tidak bisa menghamba kepada Tuhan dan uang secara bersamaan. Kita harus memilih mana yang diutamakan dalam kehidupan.

Seorang hamba Tuhan berpesan “Jangan pernah mencintai, bergantung dan percaya kepada uang’’. Karena nilai mata uang bisa berubah dalam hitungan detik atau jam. Jangan juga mencari kepuasan hidup melalui uang. Uang bisa membawa anda ke tempat pesta, tetapi uang tidak bisa membeli sukacita. Uang bisa membeli tempat tidur paling mahal, tetapi tidak bisa membeli nyenyaknya tidur. Uang bisa membeli kemewahan, tetapi tidak bisa memberi rasa hormat dan kejujuran.

Seorang pendengar radio protes “wah bapak ini bagaimana, jaman sekarang kalau tidak ada uang tidak bisa hidup pak’’. Saya langsung jawab ‘’sebelum ada uang Adam dan Hawa bisa hidup lebih dari 800 tahun. Ada juga jutawan yang mati overdosis dan tidak sedikit yang bunuh diri. Uang bukan jaminan untuk segalanya karena ada banyak hal yang tidak bisa dibeli oleh uang.

“Ada 15 hal yang tidak bisa dibeli oleh uang; waktu, kebahagiaan, ketenangan batin, kejujuran, cinta, karakter, kebiasaan, kesehatan, penghargaan, moral, kepercayaan, kesabaran, kelas, kemuliaan

Tinggalkan Balasan