Pastor Larry Stokstill benar saat menuliskan bahwa ‘Sex is the “mirror” of your relationship’. Jadi bagi pasangan suami istri yang mengalami ‘musim kemarau’ dalam hubungan seks, tolong segera ditinjau kembali kualitas hubungan pernikahan Anda.

Berikut ini perlu segera dikeluarkan dari ‘bahtera rumah tangga’ supaya hubungan segera bisa dipulihkan. Adakah rasa bersalah, amarah, kepahitan yang masih bersarang dalam hati? Jika YA, jangan tunggu lama lama untuk segera dibuang. Rasa kuatir dan stress juga bisa menjadi ‘kolestrol’ penyumbat keharmonisa pernikahan. Tolong segera cari ‘lipitor’ obat penyumbat pembuluh darah.

Pak Larry juga menyebutkan bahwa ‘letih lesu’ bisa menjadi penyebab hilangnya hubungan seks yang berkualitas. “If you are tired, sex will be tired. If you are frustrated, sex will be frustrating. If you are angry, sex will be non-existent.” Jika Anda kelelahan, hubungan seks akan kelelahan. Jika Anda mengalami frustasi, hubungan seks membuat Anda frustasi. Jika Anda sedang marah, hubungan seks akan membuat Anda marah.” Waspadalah….

Untuk itu coba diam sejenak dan melakukan instropeksi. Temukan sumber masalah dari hubungan pernikahan Anda. Setelah itu segera memperbaikinya. Jika menemui jalan buntu, carilah mentor atau konselor. Jangan dibiarkan hingga merusak hubungan pernikahan Anda. Ingat, membiarkan kerusakan hubungan bisa merusak pernikahan orang lain.

Kalau hubungan hancur, kualitas seks ikut ambyar. Kalau sudah begini, “Mak Erot” juga tidak akan bisa menyembuhkan Anda. Jangan salahkan iblis atau pihak ketiga. Semua dimulai dari pilihan Anda. Mau pulih? Perbaiki hubuganmu dengan pasanganmu sekarang.

Tinggalkan Balasan