Kasus perokasaan yang dilakukan oleh seorang guru kepada 12 siswi di pesantren menjadi viral di media elektronik dan sosial. Berbagai reaksi bermunculan, ada yang geram dan marah ada pula yang diam dan cuek. Tetapi ada satu ayah yang menangis saat diwawancari. Ia meneteskan air mata karena anak perempuannya menjadi salah satu korban. Para pembuat kepututsan menyarankan, dihukum seberat beratnya bahkan dikebiri. Akankah hukum membuat mereka ‘serigala buas’ berhenti dan jera?

Menurut pandangan saya, mengobati saja tidak cukup. Siapapun yang namanya manusia bisa melakukan dosa dan kesalahan. Bahkan dalam instansi yang benuansa religius seperti pesantren, gereja, atau universitas masih dijumpai prilaku ‘pelecehan seksual’. Khusus untuk dosa yang satu ini bisa dihindari dengan beberapa hal ini.

JAGA HATI DAN PIKIRAN
Hampir semua perbuatan dosa selalu minta restu pikiran. Ketika pikiran dipenuhi dengan ‘True Lies’ kebohongan yang dianggap benar, disanalah akar dosa bersarang. Mengapa seorang guru tega memerkosa 12 murid murid masih di bawah umur? Karena di otaknya, ‘memperkosa is OK asal tidak ketahuan’. Semua bermula dari pikiran. Maka jaga hati, dan filter pikiran yang masuk. Segera melakukan ‘perubahan akal budi.

GANTI FOKUS
Satu satunya cara untuk bebas dari dosa zinah adalah ganti fokus. Anda tidak akan bisa menang atas cobaan seksual jika tiap hari ‘mencari gambar atau foto porno’. Anda tidak bakalan menang atas cobaan ini kelau ‘umpannya’ masih ada di depan mata. Bahkan jika anda berdoa 7 kali sehari tetapi fokus pikiran pada wanita wanita setengah telanjang yang ada di depan mata, anda pasti akan jatuh.

LARI DARI SUMBER COBAAN
Ikuti langkah Yusuf Bin Yakob. Saat istri Potifar menyeretnya ke dalam kamar untuk berbuat zinah, Yusuf memutuskan untuk lari, menjauh meski beresiko fitnah dan berujung penjara. Lari sekarang juga, tinggalkan sumber cobaan dan mengingat kebenaran Firman.

KELILINGI DIRIMU DENGAN TEMAN YANG BAIK
‘Tunjukan siapa temanmu, aku akan menunjukan masa depanmu’. Dengan siapa anda bergaul akan menentukan masa depan anda. Ingat baik baik “pergaulan yang buruk akan merusak kebisaan yang baik’. Kalau kelemahan anda narkoba atau alkohol, jangan bergaul dengan pemabuk atau peminum. Putuskan sekerang juga untuk memikih teman yang baik, dan mendukung visi misi anda untuk berhasil.

HIDUP DEKAT DENGAN TUHAN
Jadikan dirimu ‘sahabat kebenaran’. Biasakan dirimu hidup dalam pujian dan penyembahan. Ikutilah pemuridan agai kelompok tumbuh bersama. Sering seringlah membaca Firman-Nya dan menerapkan dalam kehidupan. Dengan demikian tidak ada celah untuk ‘berpikir’ yang melawan kebenaran Firman.

Tinggalkan Balasan