Berita kecelakaan dan kematian artis Vanesa Angel dan suaminya Bibi Ardiansyah ramai dibicarakan di media electronik dan sosial. Berbagai tanggapan dan analisa juga bermunculan. Saya hanya ingin mengucapkan rasa bela sungkawa pada keluarga yang ditinggalkan.

Dibalik kematian setiap orang selalu ada pembelajaran bagi yang masih hidup. Beberapa pertanyaan selalu memenuhi pikiran meski kadang tidak ada kepastian jawaban. Tidak ada salahnya mengajukan pertanyaan untuk menjadi bijak dalam menyikapi kehidupan.

MENGAPA SAYA MASIH HIDUP?
Yakobus mengatakan ‘Umur manusia itu seperti uap, muncul kemudian lenyap’. Begitu singkat umur dan tidak ada yang tahu kapan kematian datang. Maka janganlah kita menyia nyiakan kehidupan. Mumpung masih diberi waktu, mari kita menabung kebaikan demi kekekalan.

MENABUNG KEBAIKAN DEMI KEKEKALAN
Diujung kehidupan ada yang harus dipertanggung jawabkan. Pertanyaan di sorga bukanlah “Berapa banyak yang anda kumpulkan, tetapi berapa banyak yang telah anda bagikan”. Jangan melupakan Efesus 2:19. Kita dilahirkan ke dalam dunia untuk berbuat baik, karena kebaikan kita akan diperhitungkan dalam kekekalan.

MENGAKHIRI DENGAN TERHORMAT
Yang penting dalam hidup ini bukanlah bagaimana kita memulai, tetapi bagaimana kita mengakhiri. Ada yang memulai dengan sangat baik tetapi mengakhiri dengan tidak baik. Mari kita renungkan, kita harus membuat pilihan mau mengakhiri hidup seperti apa? Saya mau mengakhiri dengan baik dan bisa berkata seperti rasul Paulus. ‘Aku telah mengakhiri pertandingan dengan baik…’ Pilihan ada di tangan anda sekalian.

UNTUK DIRENUNGKAN
Kita semua akan menuju pada titik kematian. Namun kematian hanyalah tidur panjang. Sudahkah anda menyadari bahwa setelah kematian masih ada kehidupan kekal? Tahukan bahwa kekekalan punya dua sisi, surga dan neraka? Jika kita harus menghadap Yang Kuasa besok pagi, kita akan pindah ke sisi yang mana?

Kitab Suci memberi jaminan, barang siapa percaya pada Yesus, akan punya tempat tinggal yang baik dalam kekekalan. Firman-Nya berkata “Akulah jalan, kebenaran dan kehidupan” Petrus meneguhkan ‘Dibawah kolong langit tidak ada nama lain yang di dalamnya kita mendapatkan keselamatan kecuali dalam ‘Nama Yesus’. Pilihlah jalan yang benar.

Tinggalkan Balasan