Salah satu tugas utama seorang pemimpin yang baik adalah ‘Mengenali waktu Tuhah’. Ia tahu kapan harus naik dan kapan harus turun dari posisi kepemimpinan.’ Sukses seorang pemimpin ditentukan oleh keberhasilannya melakukan suksesi. Benarlah apa yang dikatakan oleh pakar kepemimpinan Ps.John Maxwell ‘Tugas utama seorang pemimpin adala mencetak pemimpin’.

Raja Daud tahu kapan harus turun tahta, dan dia juga sudah menyiapkan siapa yang akan menjadi penggantinya. Belajar dari pengalaman sebelumnya, Daud tidak sembarangan menentukan penggati dirinya. Dia tahu persis siapa yang layak ntuk menggantikannya. Dia juga tahu kriteria untuk menjadi raja yang diberkati dan bisa memberkati rakyatnya. Belajar dari pengalaman hidupnya sebagai raja terbaik bagi Israel dan Yehuda. Berikut ini Daud memberikan pesan kepada Salomo, yang akan menjadi penggantinya.

“Daud mendekat, ia berpesan kepada Salomo, anaknya: Aku ini akan menempuh jalan segala yang fana, maka kuatkanlah hatimu dan berlakulah seperti laki-laki. Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa, supaya engkau beruntung dalam segala yang kaulakukan dan dalam segala yang kautuju,..

Menurut nasehat di atas, kunci keberhasilan adalah ketaatan menjalankan kewajiban, hidup menurut jalan Tuhan. Di sini diteguhkan sekali lagi bahwa “sukses adalah produk dari ketaatan, keberanian dan takut akan Tuhan” Resep keberhasilan ini berlaku bagi kita semua dari masa ke masa. Daud dan Salomo, adalah anak dan bapak yang namanya masyur di dalam sejarah kerajaan Israel.

Mereka berdua mewariskan nilai nilai kehidupan yang bisa menjadi pegangan buat setiap orang yang mau berhasil dalam segala pekerjaan. Ternyata warisan yang paling berharga anak anak kita adalah iman, nilai dan keteladanan yang baik dalam kehidupan. Jika ingin mendapatkan nilai atau prinsip hidup yang dijamin akan membawa keberhasilan masa depan, bacalah kita Mazmur dan Amsal Soleman. Saya membacanya hampir setiap hari.

Tinggalkan Balasan