Krisis terbesar dalam dunia ini adalah krisis pembapakan, bukan krisis pangan atau energi. Bagitu tragis dampak kurangnya pembapakan seperti yang ditulis dalam buku Father Connection. Menurut penulis, banyak anak yang terlibat narkoba, hamil diluar nikah, dikeluarkan dari sekolah, bahkan mejadi penjahat jalanan karena kurangnya fathering, atau pembapakan.

Disinilah kita semua kum/ayah perlu diingatkan. Salah tugas seorang ayah adalah memberi pengakuan, kasih sayang, pujian serta koreksi jika anak melakukan kesalahan. Kurangnya ajaran, koresi dan konfirmasi bisa membuat anak mengalami krisis jati diri. Mereka yang yang bermasalah dengan diri sendiri sering bermasalah dalam pekerjaan, hubungan dan bahkan pernikahan.

Ada sebuah contoh dalam Kitab Suci. Putra Raja Daud yang ke empat bermasalah dengan diri sendiri. Bermodal tampan dan perawakan, ia meninggikan diri dan berusaha menjadi raja untuk menggantikan ayahnya. “Lalu Adonia, anak Hagit, meninggikan diri dengan berkata: “Aku ini mau menjadi raja.” Ia melengkapi dirinya dengan kereta-kereta dan orang-orang berkuda serta lima puluh orang yang berlari di depannya.

Sayang sekali usahanya gagal/total. Karena Raja Daud mengangkat Salomo menjadi pewaris tata.

Penulis Kitab Suci memberikan sedikit gambaran, tentang tidak harmonisnya hubungan Daud dengan Adonia “Selama hidup Adonia ayahnya belum pernah menegor dia dengan ucapan: “Mengapa engkau berbuat begitu?” Kesalahan sering terjadi karena kuragnya perhatian. Kenakalan adalah buah kurangnya kasih sayang. Seorang ayah harus memberi tuntunan, teguran, koreksi bahkan kalau perlu sabetan rotan demi kebaikan karakter anak anak.

Absennya koreksi dan kasih sayang bisa berakibat fatal pada pertumbuhan masa depan anak anak kita. Jangan takut memarahi, mengoreksi dan mengucapkan kata sayang pada mereka. Jangan sampai kesalahan raja Daud juga menjadi kesalahan kita sebagai seorang Ayah. Waktu kita dengan mereka tidaklah lama. Mari kita wariskan nilai hidup dan perhatian yang akan menjadi tuntunan menuju masa depan yang gemilang.

Tinggalkan Balasan