Kejaiban air menjadi anggur merupakan mujizat pertama yang dilakukan oleh Yesus di desa Kana-Galilea. Oleh karenanya mujizat ini layak mendapatkan perhatian bagi kita semua. Penulis Injil dipimpin oleh Roh Kudus untuk menulis kisah ini dengan sebuah pesan khusus yang sangat penting.


PERNIKAHAN ADALAH ISTITUSI ILAHI

Ide tentang pernikahan itu adalah idenya Allah. Ia yang mengatakan bahwa “Laki laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan istrinya”. Allah merancan pernikahan dengan maksu yang sangat mulia sepetti yang tertulis dalam kitab Maleakhi.

“Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya.”


MISI UTAMA PERNIKAHAN

Tujuan utama Allah meciptakan pernikahan adalah supaya lahir generasi yang cinta Tuhan dan bisa mengemban visi ilahi. seperti yang pernah ia ucapkan kepada Adam dan Hawa “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi”

Pernikahanan adalah wadah atau institusi yang dirancang dan dikehendaki Allah sebagai saluran lahirnya anak anak yang ilahi dan bisa menjadi wakil Allah di bumi. Itulah sebabnya pernikahan sangat penting bagi “Allah” dan bagi manusia.


MASALAH PERTAMA DALAM PERNIKAHAN

Masalah utama pernikahan di Kana bukan kekurangan tamu, atau kekuarangan tempat duduk. Masalah utama yang terditeksi oleh salah satu pelayan di rumah itu adalah “kehabisan air anggur”. Seberapa penting air anggur dalam tradisi Yahudi khususnya dalam pernikahan? Seorang penafsir mengatakan “To fail in providing adequately for the guests would involve social disgrace. In the closely knit communities of Jesus’ day such an error would never be forgotten, and would haunt the newly married couple all their lives.” (Tenney)


Gagal menyajikan minuman anggur kepada tamu adalah tragedi sosial yang sangat memalukan dan bisa menghantui pasangan mempelai yang menikah hingga akhir hidupnya. Menjadi pembicaraan yang negatif di seluruh kampung bisa mencuri sukacita hidup. Bisa bisa kebahagiaan pernikahan akan sirna gara gara pengalaman pahit yang pernah dialaminya.


YESUS MENYELAMATKAN PERNIKAHAN

Namun bersyukurlah mempelai yang sudah mengundang Yesus untuk hadir dalam pesta pernikahan mereka. Meski ‘waktunya belum tiba’ namun Yesus memberikan mujizat kepada pasangan yang menikah dengan mengubah air menjadi anggur. Ada makna yang yangat penting di sini. Fakta bahwa Yesus campur tangan’ dalam menyelamatkan muka mempelai berdua adalah tanda nyata bahwa perkawinan adalah penting di mata Allah. Allah siap menolong dan mencurahkan kuasanya untuk kita demi memulihkan pernikahan dan keluarga kita.


Anggur mempunyi makna bagi rabi Yahudi. Simbol adalah simbol sukcita. Dengan menyanyikan anggur, ada harapan bersifat ‘prophetic’ supaya pasangan yang menikah bisa bersukacita dalam mengarungi bahtera rumah tangga. “wine was a rabbinical symbol of joy. Therefore “to run out of wine would almost have been the equivalent of admitting that neither the guests nor the bride and groom were happy.” (Boice)
Allah tahu bahwa sukacita adalah vitamin kehidupan yang diperlukan oleh suami istri. Ketika pernikahan penuh dengan sukacita, akan lahir generasi yang bersukacita. Sukacita adalah modal keberhasilan hidup karena “Happy people are more productive’. Orang yang yang hatinya penuh sukacita akan memiliki kekuatan yang dasyat “The joy of the Lord is my strength”. Istri yang bahagia akan mengalirkan kebahagiaan untuk suami dan anak anaknya “happy wife happy life”


UANDANGLAH YESUS DALAM PERNIKAHAN

Saran saya untuk semua pembaca, undanglah Yesus ke dalam kehidupan pernikahan, bukan hanya dalam upacara dan pesta pernikahan. Karena upacara pemberkatan nikah hanya berlangsung satu jam sedangkan pernikahan anda akan berjalan sepanjang hidup. Ketika Yesus dijadikan nomer satu dalam pernikahan dan rumah tangga Anda semua perbedaan, pertengkaran dan persoalan akan selalu bisa diselesaikan.


Inilah pesan saya untuk pasangan pasangan yang melangsungkan pernikahan pada hari ini. Termasuk pasangan yang melangsungkan pernikahan di Mulia Resort sore ini. Kiranya pesan ini tidak hanya didengar oleh mempelai tetapi semua tamu undangan yang menghadiri saat yang berbahagia. Selamat menempuh hidup yang baru buat Hendry dan Christine. Happy Wedding

Satu pemikiran pada “PERNIKAHAN ANDA PERLU MUJIZAT?

  1. Amin..agar boleh rumahtangga kami beroleh mujizat yg datangnya dari yesus.dijauhkan dari roh perselingkuhan yg mengajak istri menjauh dari suami dan tidak mau melayani kembali..biarlah ada waktu yg terjadi.kami hanya berserah penuh .trima kasih

Tinggalkan Balasan