Sumber pertengkaran dalam pernikahan anda bukanlah setan, tetapi karena gagal paham atau kurang pengertian. Pernikahan yang tidak bahagia penyebabnya bukan kurang cinta, tetapi kurang mengerti siapa yang anda nikahi. Itulah sebabnya Amsal menuliskan bahwa rumah tangga bahagia dibangun diatas hikmat, pengertian dan pengetahuan. Mengerti tujuan menikah, memahami siapa yang dinikahi dan mengetahui bagaimana merawat cinta itu penting sekali.

Penyebab pertengkaran pertama adalah saat ‘wanita mengharapkan suaminya berpikir dan bertindak seperti dirinya. Kedua, pria gagal memahami dan mengerti siapa istrinya. Kedua penyebab ini bisa menjadi lingkaran setan yang menghancurkan. Saat suami gagal memehami apa yang menjadi ‘kesukaan’ istri, sebentar lagi akan ada ‘ketidak-puasan’ yang berujung ‘kamu tidak mencintai saya’.

Isteri selalu menuntut suaminya memberikan respon seperti dirinya. Suami gagal memahami kebutuhan isterinya

Satu satunya cara untuk mengatasi perosalan ini adalah dengan saling memahami. Para pria harus memahami bahwa kebutuhan utama seorang wanita adalah dicintai, dimengerti, dan diperhatikan. Kegagalan memahami akan diartikan tidak dicintai. Sebaliknya, para wanita harus memahami bahwa suami itu tidak bisa ‘multi tasking’ atau melakukan banyak hal pada waktu yang sama. Pria adalah makluk ‘single focus’ dan tidak bagus menangani ‘detail’ atau mengurusi hal hal kecil. Mengharapkan pria bisa berpikir seperti wanita adalah sumber kecewa.

Sudah dari awalnya yang namanya pria dan wanita itu memiliki kebutuhan emosi yang berbeda

Menurut hasil survey, 90 persen pria gagal memahami wanita dan wanita gagal memahami pria. Untuk itulah kita semua harus mau belajar memahi pasangan. Disinilah penting sekali adanya ‘sekolah pernikahan’ bagi generasi melienial supaya tidak mengulangi kesalahan yang sama dari seniornya. Benarlah apa kata Pendeta Myles Munroe, penyebab utama perceraian bukan iblis tetapi ‘gagal memahami’. Saatnya belajar saling mengampuni, saling memahami dan selamat berbahagia.


Dengan hikmat rumah didirikan, dengan kepandaian itu ditegakkan, dan dengan pengertian kamar-kamar diisi dengan bermacam-macam harta benda yang berharga dan menarik. Amsal 24:3-4

Satu pemikiran pada “PENYEBAB UTAMA PERTENGKARAN DALAM PERNIKAHAN

  1. Tapi bagaimana dengan suami yang pembohong? Bagaimana dengan suami yang tak mau mengakui kesalahannya? Bagaimana dengan suami yang menceritakan aib isterinya ke mantan2nya? Bagaimana dengan suami yang tidak pernah terbuka? Sedangkan qt sebagai isteri sudah berusaha untuk memahami dan selalu mengalah tapi isteri tidak pernah dihargai…. Bagaimana dengan suami yang selalu mengistimewakan teman dan anak dari temannya dibanding anaknya sendiri??? Perhatiannya di kasih kepada anak temannya? Mohon di jawab.

    Dia perlu konseling. Ibu terus sabar dan berusaha.

Tinggalkan Balasan