Tahun kedua dalam pernikahan, wajah mas Yanto kelihatan lebih murung. Raut mukanya tidak seperti Yanto yang masih lajang penuh keceriaan. Konco konconya mulai penasaran “Ada apa dengan pernikahan Yanto dan Hana?”

Nampaknya harapan tukang ojek online ini banyak yang tidak jadi kenyataan. Bahkan cita citanya membangun rumah tangga bahagia hampir kandas di rerumputan. Pasalnya, setiap hari selalu ada pertengkaran. Hubungan pernikahan sudah menjadi permusuhan seperti film kartun “Tom And Jerry”

Bersyukur, Mas Yanto dan Hana masih punya niat baik untuk mengakhiri perang dingin. Yang tadinya saling menyalahkan, saling menuntut dibahagiakan, sekarang sudah mulai reda. Sebelum konseling pernikahan, mereka sempat mengucapkan kata ‘cerai’ saat bertengkar. Sekarang hubungan mereka sudah jauh lebih baik. Peperangan sudah berubah menjadi perdamaian. Wajah mas Yanto kembali bersinar dan semangat hidupnya ysng pudar mulai mekar.

Teman teman di pangkalan ojek mulai penasaran. Johny mencoba memberanikan diri bertanya kepada sahabatnya “ Apa yang kamu lakukan untuk mengubah permusuhan menjadi perdamaian”. Johny benar benar pingin tahu karena dia juga mengalami masalah yang sama. Setiap kali pulang ke rumah selalu ada pertengkaran dengan istrinya. Bahkan dia pernah 3 hari tidak berani pulang ke rumah katrena ingin menghindari pertengkaran.

Sambil mengisap sebatang rokok, Yanto berbagi resep hidupnya. “Saya belajar melayani istri tanpa diminta. Meski awalnya terasa sedikit terpaksa namun setelah menjadi biasa ternyata hasilnya luar biasa. Saat saya membantu cuci piring, membantu seterika dan membuang sampah, ternyata suasana hubungan semakin baik.’’ Katanya sambil senyum. Terdengar sederhana, namun khasiatnya luar biasa. Para suami, lakukanlah tindakan pelayanan tanpa diminta maka istrimu akan melakukan kejutan kejutan istimewa.

Mengapa tindakan sederhana Yanto bisa mengubah permusuhan? Karena saat Yanto melakukan ‘tindakan pelayanan’, istrinya mengartikan sebagai ‘saya diperhatikan, saya dicintai’. Wow…… Itulah kebutuhan dasar makluk yang namanya wanita ‘affection’, atau diberi perhatian tanpa harus diminta.

Makanya jadi suami jangan hanya menuntut dilayani istri. Dalam pernikahan harus ada ‘take and give’. Jika minta dilayani, anda harus belajar melayani. Permusuhan bisa diakhiri, jika masing masing mengambil inisiatif untuk melayani dan menyenangkan pasangan, bukan sebaliknya saling menuntut untuk dibahaagiakan. Selamat mencoba.

Kebutuhan utama seorang isteri adalah diperhatikan. Segala bentuk perhatian akan diartikan sebagai cinta.

Satu pemikiran pada “KIAT MENGGAGALKAN PERCERAIAN

Tinggalkan Balasan