Dari cara bicaranya saya menangkap masih ada penyesalan yang mendalam. Pak Harno (nama samaran) baru saja keluar dari penjara Krobokan, setelah enam bulan mendekam karena kasus pemukulan.

Amarahnya yang meledak saat melihat isterinya dipukul oleh tetangga membuatnya berang dan beringas. Tanpa pikir panjang ia memukuli tetangga sampai berdarah darah. Kasus itulah yang telah membawanya ke hotel prodeo yang katanya memberinya banyak pelajaran.

Bagi Harno, hari hari di penjara merupakan sebuah sekolah kehidupan. Di sanalah ia mengalami pertumbuhan iman dan pendewasaan karakter. Meskipun dengan meneteskan air mata, ia begitu bangga berbagi tentang kebaikan Tuhan di tengah penderitaan.

Itulah sebabnya saya sangat setuju dengan ucapan sahabat saya “even the hardest time in life can be a turning point”. Masa tersulit yang kita hadapi dapat menjadi titik balik yang membawa perubahan dalam hidup. Perubahan sering terjadi saat kita berada dalam krisis. Karena krisis memaksa kita mengevaluasi apa yang kita yakini selama ini.

Sudah 25 tahun keluarga Surti memakai sabun cuci yang slogannya “mencuci sendiri”. Karena itu ia tidak akan penah mau menggunakan sabun lain, meskipun diberi dengan cuma cuma. Pada suatu hari Surti merasakan tangannya panas dan gatal setelah mencuci baju.

Tanpa sengaja ia melihat iklan televisi tentang sabun yang motonnya “busanya melimpah, tangan halus mulus.” Hari itu ia berubah 180 derajat. Mulai saat itulah ia bersedia memakai sabun lain.

Salah satu titik balik dalam hidup saya adalah saat berada di Cancer Center. Setiap pagi harus mengantri untuk radiasi dan kemo terapi bersama dengan belasan orang yang menderita penyakit yang sama. Melihat wajah mereka, hati ini menjadi tawar. Apalagi sebagian dari mereka ada yang tidak kembali karena menyerah sebelum menyelesaikan perawatan.

Dalam keadaan hati yang galau, saya menatap tulisan yang terpampang di dinding sebelah kiri “Apa yang dianggap akhir, terkadang menjadi sebuah awal.” Bunyi tulisan itu menjadi hidup dan membangkitkan semangat.

Penyakit kanker adalah penyakit yang mematikan, namun tiga bulan di rumah sakit Gleneagle itu merupakan sebuah turning point atau titik baik dalam hidup.

Itulah sebabnya saya sangat setuju bahwa “Tuhan turut bekerja sama dalam segala perkara untuk mendatangkan kebaikan…” Jangan pernah meremehkan masa sulit, penderitaan, atau musibah yang menimpa dan mendera perjalanan hidup ini. Karena di sanalah kita akan menemukan banyak hikmat dan kebenaran yang akan menjadi bekal untuk menghadapi kesulitan berikutnya.

Jangan kaget jika pak Harno bisa begitu bangga karena berjumpa dengan Tuhan di penjara. Karena itu diberkatilah orang yang sedang diijinkan menghadapi ujian kehidupan, karena sebentar lagi ia akan menjadi dewasa dalam iman dan sikap hidup.

Tinggalkan Balasan