Yang namanya selingkuh itu bukan hanya dimonopoli oleh laki laki. Tidak sedikit isteri yang diam diam punya ‘love affair’. Jangan kaget jika mendengar ada wanita serba ada, semua kebutuhan tersedia, hidup dalam kemewahan, harta suami tidak habis damakan tujuh turunan, tetapi masih terjebak dalam perselingkuhan. Lalu apa alasan wanita melakukan ‘love affair’?

TERLANTAR SECARA EMOSI

Wanita adalah makluk Tuhan yang ‘driven by emotion’. Kebutuhan utama emosi seorang wanita adalah ‘attention’ atau perhatian. Ketika suply perhatian tidak tercukupi, ia akan mencari cara untuk mendapatkan dari tempat yang lain. Nah, jika suami kurang memberi ‘affection’ dan ‘attention’ jangan salahkan isteri jika dia pindah ‘kelain hati’. Maka untuk mencegahnya, suami jangan lupa memberi ‘asupan’ emosi yang cukup untuk wanita yang Anda cintai.

TERLANTAR SECARA SEKSUAL

Yang namanya kebutuhan biologis wajib dipenuhi. Hilangnya kepuasan seksual bisa membuat pasangan mencari kepuasa dengan orang lain. Disinilah ‘love affair’ bisa terjadi. Seringkali penyebab utamanya adalah ‘lack of intimacy’ atau kurangnya kedekatan dan sirnanya kemesraan karena kesibukan.

“Dalam observasi yang dilakukannya untuk buku berjudul The Secret Life of the Cheating Wife, Walker menemukan, gagasan wanita selingkuh adalah variasi seksual. Menurut Walker, berdasarkan hasil wawancara kepada istri yang ‘bermain’ di belakang suami, ternyata wanita berselingkuh karena ingin meraih kesenangan seksual.’ (Sumber: Kompas.com)

TERLANTAR SECARA FINANSIAL

Suvey membuktikan bahwa rasa aman seorang wanita ada di ‘duit’. Jangan heran jika wanita lebih memilih pria berwajah buruk tetapi banyak uangnya dari pada ganteng tapi kantong kosong. Inilah yang terkadang membuat wanita berpindah ke lain hati karena alasan finansial.

BALAS DENDAM

Seorang wanita beranak tiga mengaku kalau dia terlibat perselingkuhan karena ingin melampiaskan sakit hatinya. Secara terbuka dia ingin ‘memberi pelajaran’ pada suaminya kalau ‘wanita’ juga bisa berkhianat supaya suami juga tahu rasa sakitnya dikhianati. Namun demikian tindakan balas dendam seperti ini tidak menyelesaikan persoalan, tetapi justru memperumit dan memperkeruh keadaan.

Sebaiknya semua pihak segera menyadari bahwa ‘tidak ada asap jika tidak ada api’. Selingkuh adalah buah dari persoalan yang yang terjadi dalam pernikahan. Akarnya masalahnya harus segera ditemukan supaya ‘pohon pernikahan’ tidak tumbang tetapi tetap kokoh dan menghasilan buah yang bisa dinikmati bersama. Life is short. Be happy

Tinggalkan Balasan