Tidak ada selingkuh yang tiba tiba atau tidak sengaja. Jangan percaya jika suamimu berkata “Maaf ya, saya lagi jalan jalan, tak sengaja ada wanita cantik lewat di depan mata. Eh, tiba tiba saya tertarik dan langsung terjadi perselingkuhan. Mohon maaf, setahu saya tidak ada orang selingkuh tanpa sadar.

Perselingkuhan tidak dimulai saat seorang pria atau wanita melepas baju dan celana di atas tempat tidur. Perselingkuhan dimulai saat manusia melepas ‘kebenaran’ dan mengijinkan ‘kesalahan’ terjadi di dalam pikiran. Bukankah sudah jelas tertulis dialkitab ‘Janganlah kamu mengingini istri/suami orang?

Mengapa orang berani melepaskan kebenaran yang diyakini? Karena sudah tidak lagi yakin alias meragukan kebenaran. Keraguan adalah awal dari kejatuhan. Itulah yang dilakukan oleh Hawa di Taman Eden. Siapa yang ragu terhadap kebenaran akan menjadi sasaran empuk kuasa setan.

Jangan pernah mencari kambing hitam dalam hal ‘kejatuhan dalam perzinahan’. Setan tidak akan pernah bisa menjatuhkan siapapun yang kuat iman dan memegang kebenaran Firman. Jika ada pria atau wanita sampai jatuh dalam perselingkuhan, semua berawal dari keraguan akan ayat ayat firman yang mengajarkan tentang kesetiaan, kesucian pernikahan dan apa arti menikah.

Salah satu ayat yang harus dipegang oleh setiap pasangan supaya tidak mempermainkan kebenaran firman adalah perintah Tuhan yang tertulis dalam kitab Maleakhi 2:15-16 “Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya. Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel–juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat!”

Mereka yang telah melakukan perselingkuhan kemungkinan belum pernah membaca ayat ini. Atau sudah pernah mendengar namun tidak meyakini bahwa ayat itu benar dan besifat kekal. Ketika suami atau istri memahami, meyakini dan mempraktekan kebenaran ini. Kasus perselingkuhan pasti bisa dihindari. Ingatlah, dimana ada perselingkuhan, di sana akan ada kehancuran.

Jika Anda sedang selingkuh saat membaca renungan ini, bersyukurlah. Hentikan sekarang juga dan kembalilah pada pasanganmu. Minta ampun kepada Allah dan minta maaf kepada pasangan. Keberanian untuk bertobat dan meminta maaf bisa menjadi awal pemulihan pernikahanmu. Sekarang…..pulang……dan minta maaf.

Tinggalkan Balasan